Amrunur Tegaskan Bawaslu Kabupaten/Kota Serius Hadapi Assesment Kehumasan
|
Anggota Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Amrunur Muh Darwan, membuka secara kegiatan Rapat Assessment Kehumasan Tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring, Kegiatan ini diikuti oleh Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-NTT bersama para Kepala Subbagian (Kasubag) dan staf teknis kehumasan, Rabu (22/10/2025).
Dalam arahannya, Amrunur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda koordinasi dan konsolidasi menuju Anugerah Kehumasan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI. Menurutnya, seluruh Bawaslu di daerah saat ini tengah dinilai kinerjanya dalam bidang kehumasan oleh Bawaslu RI.
"Hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi sekaligus konsolidasi dalam rangka pelaksanaan Self Assesment Kehumasan, yaitu penilaian terhadap kinerja publikasi dan kehumasan yang telah kita lakukan selama ini. Ini menjadi bagian dari proses menuju Anugerah Kehumasan bagi Bawaslu kabupaten/kota dan provinsi se-Indonesia," jelasnya.
Amrunur menegaskan pentingnya tanggung jawab setiap Koordinator Divisi (Kordiv) serta peran aktif Kasubag dan staf teknis dalam proses assessment ini. Ia meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan secara serius dan tuntas, mengingat waktu yang tersedia cukup terbatas.
Proses asessment ini merupakan wujud nyata dari penilaian kerja kerja kehumasan yang kita lakukan selama ini, oleh karena itu saya minta supaya para kordiv bertanggung jawab terhadap proses ini, juga para kasubag dan teman teman staf yang hadir saya minta diikuti dengan baik karena kita tidak punya banyak waktu untuk melakukan penilaian,” tegasnya.
Kordiv P2H Bawaslu provinsi NTT ini menambahkan, Penilaian ini berdasarkan data dan dokumentasi yang sudah ada, bukan yang baru dibuat, karena itu Ia minta semua peserta tetap standby di layar Zoom masing-masing dan mengikuti rapat ini hingga selesai," tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Amrunur didampingi oleh tim teknis memaparkan panduan pengisian Assessment Kehumasan Bawaslu Tahun 2025. Panduan tersebut meliputi sejumlah indikator penilaian, antara lain: produktivitas berita, penulisan berita, foto humanis, video edukasi, konten grafis, media sosial, konten terpopuler, serta timeline Anugerah Kehumasan 2025.
Penulis : Reinhard Umbu Bura