Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sumteng Bekali Pemilih Pemula Pramuka melalui P2P

pramuka

Peserta P2P Tingkat Kabupaten Sumba Tengah Tahun 2026 bersama jajaran Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, Selasa (14/7/2026).

Waibakul, Bawaslu Sumteng – Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah menggelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dengan peserta 20 orang pemilih pemula dari Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Sumba Tengah di Kantor Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah dalam memperkuat partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengawal pelaksanaan Pemilu 2029 yang demokratis dan berintegritas.

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat,” Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah membekali peserta dengan pengetahuan dasar mengenai kepemiluan serta peran strategis masyarakat dalam melakukan pengawasan partisipatif.

Sepanjang kegiatan, peserta menerima sejumlah materi yang disampaikan oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah. Materi yang diberikan meliputi tugas dan fungsi Bawaslu, strategi pencegahan pelanggaran pemilu, mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran, hingga penyelesaian sengketa proses pemilu.

Penyampaian materi dikemas secara interaktif sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga dapat berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berpotensi terjadi dalam penyelenggaraan pemilu.

Selain pembekalan materi, panitia juga melaksanakan pre-test pada awal kegiatan dan post-test pada akhir kegiatan. Kedua instrumen tersebut digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah mengikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif, sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap efektivitas penyampaian materi selama kegiatan berlangsung.

Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif, Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah berharap para peserta dapat menjadi pelopor pengawasan di lingkungan masing-masing. Sebagai pemilih pemula, mereka diharapkan mampu menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi, mengajak masyarakat menolak politik uang, menangkal hoaks dan ujaran kebencian, serta berani melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran pemilu.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah dalam membangun budaya pengawasan partisipatif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, sehingga penyelenggaraan Pemilu 2029 dapat berlangsung secara jujur, adil, dan bermartabat.

Penulis; Reinhard Umbu Bura