Lompat ke isi utama

Berita

Ketua FKUB Sumteng: Peran Pemuda adalah Mandat Ilahi dalam Membangun Demokrasi

FKUB

Ketua FKUB Kabupaten Sumba Tengah, Pdt. Yohanis Woly, S.Th (pegan mic) saat menyampaikan topik diskusi daam kegiatan Konsolidasi Demokrasi Bawaslu bersama Organisasi Kepemudaan, Kamis (2/4/2026).

Waibakul, Bawaslu Sumteng — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Pdt. Jhon Woly, S.Th, menegaskan bahwa peran pemuda dalam kehidupan demokrasi merupakan mandat ilahi untuk menghadirkan syalom Allah di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pemantik diskusi dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah bersama GAMKI, OMK, Pemuda Gereja se-Kabupaten Sumba Tengah dan Alumni P2P di Ruang Media Center Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, Kamis (2/4/2026).

Dalam pemaparannya, ia mengajak pemuda untuk memaknai demokrasi secara lebih luas, tidak hanya sebatas pada penggunaan hak pilih, tetapi sebagai perwujudan kedaulatan rakyat, kesetaraan, dan partisipasi aktif. Ia menegaskan bahwa demokrasi akan melemah apabila partisipasi masyarakat hanya berhenti pada kehadiran di TPS tanpa keterlibatan dalam pengawasan dan kontrol sosial.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemuda Kristen harus berperan sebagai pengawal nilai-nilai demokrasi di tengah berbagai tantangan, termasuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Pemuda diharapkan menjadi kelompok yang peka terhadap ketidakadilan serta berani menyuarakan kebenaran.

Selain itu, pemuda juga memiliki peran penting sebagai jembatan dalam membangun komunikasi antarumat beragama dan menjaga kerukunan. Ia menegaskan bahwa FKUB selama ini telah menjaga kondisi daerah tetap kondusif tanpa konflik, dan hal tersebut harus terus dipertahankan di tengah tantangan radikalisme dan intoleransi.

Penulis: Reinhard Umbu Bura