Umbu Kaledi Ajak Maknai Sejarah Demokrasi Indonesia
|
Waibakul, Bawaslu Sumteng – Dalam momentum memperingati Maklumat 3 November 1945 yang menjadi tonggak awal demokrasi Indonesia, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, Umbu Kaledi Kapeta, mengajak seluruh jajaran untuk meneladani semangat para pendiri bangsa dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Ajakan tersebut disampaikannya saat apel pagi rutin di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, Senin (3/11/2025).
Dalam arahannya, Umbu Kaledi mengawali dengan mengingatkan seluruh jajaran untuk memaknai kembali sejarah demokrasi Indonesia, khususnya dalam rangka memperingati maklumat yang dikeluarkan oleh Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta, terkait pembentukan partai politik sebagai tonggak awal sistem demokrasi di Indonesia.
“Maklumat 3 November 1945 yang dikeluarkan oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta merupakan momentum penting yang menandai lahirnya kehidupan demokrasi di negeri ini. Semangat tersebut harus kita teladani, terutama dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan pemilu dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat kebangsaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Umbu juga menegaskan pentingnya kesiapan jajaran sekretariat dalam menghadapi kegiatan pengawasan uji petik Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB). Ia mengingatkan agar seluruh staf dapat menyiapkan segala kebutuhan administrasi dan koordinasi yang diperlukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kegiatan uji petik DPB menjadi bagian penting dalam memastikan data pemilih tetap mutakhir dan akurat. Karena itu, saya harap seluruh staf mempersiapkan mulai dari jadwal kegiatan hingga kelengkapan dokumen pendukung,” tambahnya.
Selain itu, aspek disiplin kerja juga kembali menjadi penekanan dalam apel pagi tersebut. Mantan Sekretaris KORPRI Kabupaten Sumba Tengah ini mengingatkan bahwa kedisiplinan merupakan bagian dari etika kerja yang harus dijaga oleh setiap aparatur Bawaslu, baik dalam kehadiran, ketepatan waktu, maupun dalam pelaksanaan tugas harian.
“Disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu, tetapi juga bagaimana kita bertanggung jawab terhadap tugas dan menjaga komitmen terhadap lembaga. Kedisiplinan sebagai budaya kerja yang melekat di lingkungan Bawaslu Sumba Tengah,” tegasnya.
Penulis : Reinhard Umbu Bura