Bawaslu Sumba Tengah Launching Pemetaan Pemilihan Serentak Tahun 2024
|
Waibakul - Bawaslu Sumteng. Ketua Bawaslu Sumba Tengah, Yermias Umbu Yagu dalam sambutannya menyampaikan, Pilkada Tahun 2024 di Kabupaten Sumba Tengah dipandang memiliki potensi kerawanan yang perlu diwaspadai, dalam hal ini terkait data pemilih dan sikap netral dari pihak-pihak yang dilarang terlibat dalam politik praktis seperti ASN, TNI, Polri dan Kepala Desa serta perangkatnya, sehingga ia menekankan bahwa jajaran pengawas pemilihan akan secara masif sosialisasi kepada masyarakat dan pihak terkait untuk mencegah pelanggaran yang berpotensi terjadi pada Pemilihan Tahun 2024.
Sementara itu Anggota Bawaslu Sumba Tengah, Martinus Rudolf Walangara memaparkan hasil Pemetaan Kerawanan Pemilihan Tahun 2024, disampaikannya, terdapat 9 Potensi Kerawanan Pemilihan serentak Tahun 2024 berdasarkan hasil evaluasi Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024.
9 potensi kerawanan tersebut antara lain, Adanya bencana alam yang mengganggu tahapan, Intimidasi terhadap penyelenggara Pemilu/Pemilihan, Kekurangan Surat Suara, C Hasil yang tertukar, Pemilih memenuhi syarat tapi tidak terdaftar dalam DPT, Pemilih tidak memenuhi syarat tapi terdaftar dalam DPT, Pemilih ganda dalam daftar pemilih, adanya kelalaian Penyelenggara Pemilu/Pemilihan, dan adanya temuan dugaan pelanggaran administrasi.
selain itu, Martin menambahkan, potensi kerawanan yang perlu diantisipasi yakni netralitas ASN, politasasi SARA, Politik Uang dan potensi konflik horizontal sosial, kordiv HP2H Bawaslu Sumba Tengah tersebut tetap optimis bahwa pengawasan Pemilihan Kepala Daerah dengan melibatkan seluruh element masyarakat khususnya di Kabupaten Sumba Tengah dapat meminimalisir potensi Pelanggaran pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024.
Hadir dalam kegiatan ini, sejumlah pejabat OPD terkait, Camat, Kepolisian, TNI, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, OKP, dan Pers.