Lompat ke isi utama

Berita

Proyek SEMESTA, Program Bawaslu NTT Konsolidasi Data Pengawasan Partisipatif dan Inovasi Kabupaten/Kota

Kordiv P2H

Amrunur Muh. Darwan, Anggota Bawaslu Provinsi NTT saat memimpin Rapat Koordinasi Expose Proyek SEMESTA (Sentra Monitoring Evaluasi Data Strategis Terpadu dan Aktif) secara Daring, Selasa (12/8/2025).

Waibakul, Bawaslu Sumteng- Bawaslu Provinsi NTT melaksanakan Rapat Koordinasi Expose Proyek SEMESTA (Sentra Monitoring Evaluasi Data Strategis Terpadu dan Aktif) secara Daring yang dihadiri Ketua/Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota, Selasa (12/8/2025).

Amrunur Muh. Darwan, Anggota Bawaslu Provinsi NTT saat memimpin rapat tersebut menjelaskan, program ini merupakan inovasi strategis yang bertujuan memperkuat basis data kinerja kelembagaan, khususnya terkait pengawasan partisipatif dan program inovatif yang telah dijalankan Bawaslu kabupaten/kota.

Dikatakan Amrunur, ide Proyek Semesta muncul dari kegelisahan akan belum tersedianya basis data yang memadai dan terintegrasi dengan program kegiatan yang sudah dilakukan. Padahal, Bawaslu kabupaten/kota telah melaksanakan banyak program partisipatif, baik yang bersumber dari anggaran maupun non-anggaran.

“Bicara Bawaslu tentu program partisipatif menjadi sisi yang sangat serius untuk kita kerjakan. Dari kegelisahan ini, kita mau konsolidasi bersama, melihat kembali apa yang sudah dilakukan sejak 2019 hingga 2024 pasca Bawaslu dipermanenkan, sehingga kita tahu kekuatan dan posisi tawar kita. Ini juga bagian dari evaluasi besar berbasis data kinerja yang sudah kita kerjakan bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Amrunur menyampaikan, bahwa momentum ini sangat penting di masa non-tahapan, karena menjadi waktu yang tepat untuk mengonsolidasikan seluruh data, terutama yang berbasis pengawasan partisipatif, inovasi, dan program strategis lain yang berperan menjaga keberlangsungan kelembagaan.

“Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar intervensi program dan kegiatan di masing-masing kabupaten/kota,” katanya.

Amrunur juga memberikan penegasan bahwa seluruh data yang digunakan dalam Proyek Semesta adalah data resmi yang dikirimkan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota.

“Data-data ini dikirimkan melalui alat kerja atau tarik data yang sudah diverifikasi dan divalidasi oleh pimpinan kabupaten/kota, selanjutnya, Bawaslu Provinsi mengonsolidasikannya sesuai kebutuhan program lembaga. Dalam proses konsolidasi, kami minta untuk diplenokan dan dibuatkan SK oleh bapak ibu sebagai bentuk tanggung jawab terhadap data yang dikirimkan,” tegasnya.

Untuk diketahui, Proyek Semesta merupakan program inovasi yang digagas Bawaslu Provinsi NTT, untuk mengatur manajemen data yang menyasar pada program kegiatan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota. Program kegiatan ini menitikberatkan pada kegiatan Pengawasan Partisipatif, Pencegahan, dan Inovasi Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota, yang nantinya digunakan sebagai bahan evaluasi bagi internal lembaga dan informasi bagi publik terkait kerja-kerja lembaga.


Program kegiatan ini bagi menjadi tujuh Proyek Semesta yaitu, Data Alumni Kader SKPP/P2P, Pojok Pengawasan, Kampung/Desa Pengawasan, Forum Warga, Hubungan Antar Lembaga, Program Edukatif dan Inovasi Kepemiluan.

ketua sumteng
Kordiv hp2h
pstr

Penulis : Reinhard Umbu Bura