Lompat ke isi utama

Berita

Sinergi Cetak Pemilih Cerdas Sejak Dini, Bawaslu Sumteng Teken MoU Besama Sejumlah SMA

mou6

Foto bersama dalam kegiatan Penandatangan MoU Bawaslu Sumba Tengah dengan Lembaga Pendidikan, Jumat (27/2/2026)

Waibakul, Bawaslu Sumteng - Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama sejumlah Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Sumba Tengah dalam rangka mendukung Program Bawaslu Mengajar. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, Kamis (27/2/2026).

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, Yermias Umbu Yagu, dalam arahannya menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu dalam memperkuat pendidikan politik dan demokrasi bagi pemilih pemula dari kalangan siswa.

“Pada prinsipnya, kegiatan ini adalah wujud nyata kerja-kerja Bawaslu dalam memberikan pendidikan politik dan demokrasi ke depan. Jika kita amati, pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan yang lalu tidak terlepas dari peran bapak dan ibu guru, serta para siswa yang telah mengambil bagian dalam kontestasi demokrasi,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa meskipun belum seluruh SMA dapat dijangkau dalam kegiatan sosialisasi sebelumnya, sekolah-sekolah yang telah dikunjungi memberikan dampak positif terhadap kualitas demokrasi. Salah satu indikatornya adalah tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan terakhir yang mencapai 72,65 persen, di mana pemilih pemula dari kalangan siswa turut berkontribusi signifikan.

Yermias juga menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara Bawaslu dan lembaga pendidikan. Melalui MoU ini, diharapkan tersedia ruang khusus bagi Bawaslu untuk hadir di sekolah-sekolah, menyesuaikan dengan jadwal pembelajaran, guna memberikan penguatan terkait nilai-nilai demokrasi.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Mamboro, Dominggus Umbu Dingu, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bawaslu yang dinilainya sebagai langkah strategis dalam membentuk generasi pemilih yang cerdas.

“Saya sangat mengapresiasi tujuan mulia dari Bawaslu untuk anak-anak sekolah, khususnya tingkat SMA sebagai generasi pemilih cerdas ke depan. Ini adalah langkah yang luar biasa dari dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi Sumba Tengah yang memiliki growth mindset yang baik, terutama dalam pemahaman dan keterlibatan dalam Pemilu maupun Pemilihan, bahkan hingga di tingkat desa,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pendidikan demokrasi sangat relevan dan terintegrasi dengan kurikulum yang sedang dijalankan di sekolah. Menurutnya, penguatan dimensi demokrasi menjadi bagian dari tanggung jawab sekolah, termasuk melalui pelaksanaan pemilihan OSIS yang dapat dikolaborasikan bersama penyelenggara Pemilu.

“Ke depan, pemilihan OSIS bisa kita kolaborasikan dalam semangat tiga tungku, yakni KPU, Bawaslu, dan sekolah, sebagai wujud nyata pendidikan demokrasi yang diberikan kepada siswa,” jelasnya.

Dominggus juga menyatakan kesiapan pihak sekolah untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut. Ia berharap dapat menyusun jadwal yang selaras agar kehadiran Bawaslu di sekolah dapat terlaksana secara optimal.

“Pendidikan demokrasi sangat penting bagi generasi kita. Secara pribadi saya siap, dan tentu akan berkomunikasi dengan rekan-rekan di sekolah. Kehadiran Bawaslu sangat kami nantikan,” pungkasnya.

Terundang dalam kegiatan ini sembilan Kepala Sekolah Menengah Atas, yakni, SMA Negeri 1 Mamboro, SMA Kristen Waibakul, SMK Negeri 1 Waibakul, SMA Negeri 1 Waibakul, SMA Negeri 1 Umbu Ratu Nggay Barat, SMAK Santo Yohanes Neumann Waibakul, SMTK Negeri Sumba Tengah, SMK Negeri 1 Mamboro, dan SMA Negeri 1 Restorasi Umbu Ratu Nggay.

 

Penulis: Reinhard Umbu Bura