Bawaslu Sumteng Gelar Rapat Pengelolaan BMN, Perkuat Akuntabilitas dan Tertib Administrasi Aset Negara
|
Waibakul, Bawaslu Sumteng - Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah menggelar Rapat Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) sebagai langkah strategis dalam memastikan tertib administrasi, akuntabilitas, serta optimalisasi pemanfaatan aset negara di lingkungan lembaga, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kantor Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah tersebut dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah dan diikuti oleh jajaran sekretariat yang terlibat dalam pengelolaan aset serta administrasi kelembagaan.
Dalam rapat tersebut, peserta melakukan inventarisasi dan evaluasi terhadap pengelolaan Barang Milik Negara yang dimiliki Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah. Inventarisasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi fisik aset yang ada, sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan dalam pengelolaan dan pemeliharaan aset ke depan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, Yermias Umbu Yagu dalam arahannya menegaskan bahwa pengelolaan BMN merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, setiap aset negara yang dipercayakan kepada Bawaslu harus dikelola secara profesional, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Pengelolaan Barang Milik Negara tidak hanya berkaitan dengan pencatatan administrasi, tetapi juga menyangkut tanggung jawab dalam menjaga, memanfaatkan, dan mempertanggungjawabkan aset negara secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Selain melakukan evaluasi, rapat juga menjadi sarana penguatan pemahaman bagi jajaran sekretariat terkait mekanisme pencatatan, pelaporan, serta pemeliharaan aset. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan BMN sehingga seluruh aset dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan pemilu dan pemilihan.
Melalui rapat ini, Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola aset negara yang efektif, efisien, dan akuntabel. Pengelolaan BMN yang baik diharapkan dapat mendukung terciptanya tata kelola kelembagaan yang transparan serta menunjang kinerja organisasi dalam memberikan pelayanan dan menjalankan tugas pengawasan secara maksimal.
Rapat Pengelolaan BMN tersebut juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah dalam mewujudkan budaya kerja yang tertib administrasi dan berorientasi pada akuntabilitas, sehingga setiap sumber daya negara yang tersedia dapat memberikan manfaat optimal bagi pelaksanaan tugas kelembagaan.
Penulis: Reinhard Umbu Bura