Yermias: Persiapan P2P Harus Optimal, Koordinasi Kelembagaan Diperkuat
|
Waibakul, Bawaslu Sumteng – Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, Yermias Umbu Yagu memberikan arahan kepada seluruh jajaran sekretariat dalam kegiatan apel pagi yang dilaksanakan pada Senin (8/6/2026).
Yermias menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juli 2026 mendatang.
Menurutnya berbagai tahapan persiapan telah dilakukan dengan baik, termasuk pelaksanaan koordinasi ulang dengan para peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh peserta memperoleh informasi yang jelas terkait pelaksanaan kegiatan serta dapat mengikuti rangkaian pendidikan secara optimal.
“Terima kasih telah bekerja dan berkolaborasi dalam mempersiapkan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif. Koordinasi dengan peserta sudah dilakukan kembali dan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Selain koordinasi dengan peserta, Yermias juga meminta agar terus mematangkan berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan, termasuk kesiapan lokasi dan ruang kegiatan. Persiapan yang matang dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan P2P.
Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu program strategis Bawaslu yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir kader-kader pengawas partisipatif yang mampu menjadi mitra Bawaslu dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah juga menyoroti pelaksanaan pengawasan Pemutakhiran Pengawasan Data Partai Politik Berkelanjutan. Ia meminta seluruh jajaran agar membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan KPU maupun partai politik sebagai pihak yang berkaitan langsung dengan proses tersebut.
Menurutnya, koordinasi yang efektif akan membantu memastikan pengawasan dan setiap informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh secara akurat serta mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan secara profesional.
“Bangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan KPU maupun partai politik. Hubungan kelembagaan yang baik akan membantu kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan yang menjadi tanggung jawab Bawaslu,” tegasnya.
Menutup arahannya, Yermias mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga kesehatan di tengah pelaksanaan berbagai tugas dan tanggung jawab kelembagaan. Menurutnya, kondisi fisik yang prima merupakan faktor penting untuk menjaga produktivitas dan kualitas kerja.
Ia mengingatkan agar seluruh pegawai menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebugaran, serta memperhatikan keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan.
Penulis: Reinhard Umbu Bura