Evaluasi Program 2026, Bawaslu NTT Perkuat Kualitas Perencanaan
|
Waibakul, Bawaslu Sumteng - Evaluasi program dan anggaran menjadi langkah penting bagi Bawaslu dalam memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan efektif, terukur, dan sesuai kebutuhan organisasi. Hal tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Pelaksanaan Program dan Anggaran Tahun 2026 yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur secara daring, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh ketua, anggota, serta jajaran sekretariat Bawaslu kabupaten/kota se-NTT, termasuk jajaran Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, sebagai bagian dari upaya mengevaluasi capaian program, mengidentifikasi kendala pelaksanaan kegiatan, dan memperkuat perencanaan ke depan.
Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Nonato Da Purificacao Sarmento, menegaskan bahwa evaluasi tidak cukup hanya mengukur tingkat penyerapan anggaran. Lebih dari itu, evaluasi perlu melihat kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan kegiatan, dan hasil yang dicapai.
Menurutnya, berbagai kendala yang ditemukan selama pelaksanaan program harus menjadi bahan perbaikan agar tidak kembali menghambat pelaksanaan kegiatan pada periode berikutnya, terutama dalam menghadapi tahapan Pemilu mendatang.
Nonato juga meminta seluruh jajaran memanfaatkan waktu yang tersedia untuk menyiapkan program dan anggaran secara lebih terukur. Perencanaan harus disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan kelembagaan sekaligus menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi NTT, Ignasius Jani, menjelaskan bahwa rapat tersebut menjadi sarana untuk meninjau pengelolaan program dan anggaran pada satuan kerja tingkat provinsi maupun kabupaten/kota sesuai mekanisme pengelolaan masing-masing.
Ia turut menyampaikan bahwa pada semester pertama 2026, pengelolaan anggaran Bawaslu Provinsi NTT memperoleh peringkat kedua terbaik dalam kategori pagu kecil dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTT.
Meski demikian, capaian tersebut tetap harus diikuti dengan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan pengelolaan anggaran berlangsung tertib, efektif, dan akuntabel.
Ignasius juga meminta para pejabat perbendaharaan di 22 Bawaslu kabupaten/kota melakukan konsolidasi terhadap program yang telah direncanakan dengan memperhatikan sisa pagu anggaran dan target keluaran setiap kegiatan.
Bagi Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, evaluasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan program, meningkatkan kualitas perencanaan, serta memastikan setiap kegiatan dilaksanakan secara bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui perencanaan yang matang dan evaluasi berkelanjutan, Bawaslu diharapkan mampu menjaga kualitas kinerja kelembagaan sekaligus memastikan penggunaan anggaran memberikan manfaat nyata bagi pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu.
Penulis: Humas Bws Sumteng