Rapat Rutin, Bawaslu Sumteng Bahas Hasil Uji Petik dan Perkuat Peran Mahasiswa Magang
|
Waibakul, Bawaslu Sumteng — Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah terus memperkuat koordinasi internal sekaligus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam mendukung kerja-kerja pengawasan Pemilu. Hal tersebut disampaikan dalam rapat rutin jajaran Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah yang berlangsung pada Senin (21/9/2026).
Rapat tersebut dihadiri seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah serta mahasiswa peserta program Magang Berdampak. Sejumlah agenda pengawasan dan perkembangan kegiatan mahasiswa menjadi pembahasan dalam rapat tersebut.
Yermias Umbu Yagu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah menyampaikan bahwa salah satu agenda penting yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Uji Petik yang telah dilakukan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Katiku Tana, Kecamatan Katiku Tana Selatan, dan Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat.
Menurutnya, pelaksanaan Uji Petik memberikan gambaran mengenai kondisi pemutakhiran data pemilih yang memenuhi syarat. Hasil tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan data pemilih terus diperbarui dan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
“Uji Petik ini penting untuk memastikan data yang ada benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Hasilnya menjadi bahan bagi kita untuk melihat dan mengawal proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan,” ujarnya.
Selain membahas agenda pengawasan, rapat juga menjadi momentum untuk mengapresiasi kontribusi mahasiswa peserta Magang Berdampak selama berada di lingkungan Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah.
Yermias mengapresiasi berbagai inovasi dan kegiatan yang telah dilakukan mahasiswa, salah satunya melalui Pojok Pengawasan yang menjadi ruang edukasi dan informasi. Kehadiran Pojok Pengawasan diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperluas akses informasi serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kepemiluan dan pengawasan Pemilu.
Apresiasi juga diberikan kepada mahasiswa Program Studi Teknik Informatika yang turut mendukung kerja-kerja kehumasan. Keterlibatan tersebut mencakup pembuatan konten, editing, publikasi, hingga dokumentasi berbagai kegiatan Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah.
“Kami mengapresiasi kontribusi teman-teman mahasiswa. Kreativitas yang dimiliki dapat menjadi kekuatan untuk mendukung kerja kelembagaan, khususnya dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Umbu Kaledi Kapeta, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah menekankan pentingnya mahasiswa memanfaatkan program magang sebagai ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memberikan kontribusi nyata.
Ia mendorong mahasiswa agar memiliki tujuan yang jelas selama mengikuti program Magang Berdampak sehingga pengalaman yang diperoleh tidak berhenti pada aspek akademik, tetapi juga menghasilkan manfaat bagi lembaga dan masyarakat.
“Magang jangan hanya dilihat sebagai pemenuhan kewajiban akademik. Mahasiswa harus memiliki tujuan yang jelas, terus berkreasi, dan menghasilkan sesuatu yang memberikan dampak bagi lembaga maupun masyarakat,” tegas Umbu.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk ikut membantu menyebarluaskan informasi mengenai aturan dan ketentuan yang berlaku di Bawaslu. Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap regulasi kepemiluan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama terhadap pengawasan Pemilu.
Rapat rutin tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan kolaborasi antara jajaran Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah dan mahasiswa Magang Berdampak. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berkembang melalui berbagai kegiatan yang kreatif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Penulis: Alan Frits Umbu Hina
Editor: Reinhard Umbu Bura